Ketika sebuah kesalahan berakhir dalam perpisahan. Bertahun-tahun menghilang dalam rindu yang menyesakkan. Rindu dalam cinta seperti perjalanan yang kosong.
Mereka tak lagi bertemu, setelah Tuhan menyuruhnya menapaki bumi. Sendiri, hanya ada bayang yang menemani. Mencari diantara rasa penasaran, hawa dimana dia?
Adam merasa kosong, begitu juga dengan hawa.
Jabal Rahmah, jawaban dari rasa rindu. Mereka tidak mempertanyakan tahun-tahun yang terlewat. Kekosongan terhapus ketika diatas sana mereka bertemu.
Dan tugu itu dibuat atas kenangan rasa cinta. Sang penerus-penerus berlomba menapaki bukit itu, meminta agar kisahnya menjadi indah. Tidak ada pengecualian dengan usia, mereka saling membantu menuju puncak bukit.
Hingga ku lihat seorang bapak tua yang menggandeng wanita muda menuju atas bukit. Mereka bukan pasangan ayah dan anak, bukan juga kakek dan cucu, atau malah pasangan kekasih. Mereka hanya 2 manusia yang baru saja kenal, dan kebetulan mereka dalam perjalanan yang sama.
"Cinta bukan milik sepasang kekasih dalam cumbuan, atau milik dekapan sebuah keluarga. Cinta juga ada untuk mereka yang tidak saling kenal, untuk merasakan damainya hidup sebagai makhluk ciptaan-Nya"
- MelipirSebentar -
- MelipirSebentar -

