Ini kali pertama saya berjalan sendirian di sini. Dan sangat jelas bahwa saya bukan berasal dari kota ini, hanya beberapa hari saya ikut perjalanan liburan kakak saya. Dan nyatanya, sekarang saya berjalan sendirian di pinggiran jalan Malioboro ini, kakak saya? Sudah terlelap dalam demam flu nya.
Ramai, disaat bukan musim liburan tetapi masih saja pelataran toko-toko penuh dengan manusia. Menawar baju, sendal, kalung, tas, miniatur segala rupa, hingga makanan.
Saya tetap berjalan, melihat manusia-manusia tersenyum dalam aroma romantisme kota cinta ini. Dalam alunan tembang jawa, suara-suara dalam bahasa yang tak asing, dan angin semilir membawa bau khas akan hujan.
Tak lama dari itu hujan turun, bukan gerimis yang menemani senandungan langkah ini. Banyak yang melipir dari hujan, dalam genggaman-pelukkan kekasih. Dan saya mencari tempat makan di pelataran Malioboro.
"Bergandenganlah kalian di kota yang romantis"
- MelipirSebentar -
- MelipirSebentar -
